KARAWANG —Depotensi.com
Dalam rangka mempererat sinergitas dengan komunitas pekerja lapangan, Polresta Karawang mulai pekan ini rutin menggelar program "Makan Gratis Rabu & Jumat" khusus untuk driver ojek online yang beroperasi di wilayah Kabupaten Karawang.
Kegiatan sosial yang digagas langsung Kapolresta Karawang, Kombes Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si., ini dipusatkan dibelakang kodim Karawang mulai dibagikan setiap hari Rabu dan Jumat pukul 11.00 WIB.
Program ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga strategi Polresta Karawang untuk merangkul komunitas ojol sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pantauan di lokasi, sejak pukul 10.30 WIB puluhan driver ojol dari berbagai aplikasi sudah mulai berdatangan dan mengantri dengan tertib di tempat yang sudah disediakan.
Menu yang disajikan juga divariasikan setiap pertemuan. Mulai dari ayam geprek, ayam goreng, rendang, hingga ikan dan sayur. Selain makanan, juga disediakan air mineral dan kopi gratis.
"Kami tahu bapak-bapak ojol ini kerjanya dari pagi sampai malam kehujanan kepanasan. Istirahatnya sering tidak teratur. Setidaknya 2 kali dalam seminggu mereka bisa makan layak tanpa mikirin biaya," ujar Kombes Pol Mario Prahatinto di sela pembagian, Rabu (19/8/2026).
Kapolresta menegaskan, dana untuk program ini berasal dari dana sosial Polresta Karawang dan sumbangan sukarela dari anggota serta mitra. Tidak ada pungutan sepeser pun dari masyarakat.
Lebih dari sekadar bagi-bagi makanan, Mario menyebut ojol sebagai ujung tombak informasi di lapangan. Menurutnya, para driver adalah pihak pertama yang tahu kondisi jalan, titik rawan kejahatan, kemacetan, hingga potensi gangguan Kamtibmas.
"Sinergitas Polresta dan Ojol ini penting. Mereka tiap hari keliling Karawang dari Cikampek sampai Rengasdengklok. Kalau ada kecelakaan, ada tawuran, ada orang mencurigakan, mereka yang pertama lihat. Nah lewat forum makan bareng ini kita bisa tukar informasi," jelas Mario.
Kapolresta juga meminta para driver tidak segan melapor jika menemukan hal mencurigakan atau menjadi korban kejahatan saat mengantar penumpang.
"Simpan nomor call center dan Bhabin. Kalau ada penumpang nakal, ada begal, langsung lapor. Kami jamin akan ditindaklanjuti. Ojol harus merasa aman dan dilindungi," tegasnya.
Mario menambahkan, ke depan Polresta juga akan memberikan pelatihan keselamatan berkendara, edukasi hukum, dan sosialisasi anti-judi online kepada komunitas ojol.
Reporter: Samsit Redaksi
